Makanan Khas Sulawesi Selatan
Warisan Kuliner Legendaris dari Sulawesi Selatan
Coto Makassar
Coto Makassar adalah hidangan ikonik dari Sulawesi Selatan yang dibuat dari jeroan dan daging sapi yang dimasak dalam waktu lama hingga empuk. Kuahnya yang khas berwarna cokelat keruh berasal dari bumbu rempah dan kacang sangrai halus.
Keunikan rasa Coto Makassar makin lengkap ketika disajikan bersama burasa atau ketupat. Masyarakat Makassar menjadikannya hidangan wajib saat acara keluarga, pesta adat, hingga jamuan tamu penting.
Coto Makassar berasal dari tradisi masyarakat Makassar sejak zaman kerajaan Gowa. Hidangan ini dulunya hanya disajikan untuk bangsawan dan upacara adat karena proses memasaknya panjang. Kuahnya yang khas berasal dari kacang tanah sangrai yang dihaluskan dan campuran 40 lebih jenis rempah (di masa dulu disebut “pammana”).
Seiring waktu, Coto menjadi kuliner rakyat dan kini menjadi simbol keramahan masyarakat Makassar.
Mengapa Coto Makassar begitu digemari?
- Rasa gurih rempah yang kuat
- Tekstur daging empuk
- Kuah kacang yang berbeda dari soto daerah lain
Bahan-bahan
Bahan utama:
- 500 g daging sapi
- 300 g jeroan sapi (babat/paru/limpa)
- 2 L air
- 3 lembar daun salam
- 2 batang serai (geprek)
Bumbu halus:
- 6 siung bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 2 cm jahe
- 3 cm lengkuas
- 2 cm kunyit
- 3 sdm kacang tanah sangrai halus
- 1 sdt ketumbar
- Garam & lada secukupnya
Cara Membuat
- Rebus daging dan jeroan hingga empuk, tiriskan lalu potong-potong.
- Tumis bumbu halus sampai harum.
- Masukkan tumisan bumbu ke dalam kuah rebusan daging.
- Tambahkan daun salam & serai, masak hingga kuah mengental.
- Masukkan potongan daging & jeroan kembali.
- Sajikan panas dengan burasa atau ketupat.
Komentar
Posting Komentar