Makanan khas riau
Santannya yang kental membuat gulai ini terasa gurih, sedangkan bumbu seperti kunyit, serai, lengkuas, dan cabai memberi rasa pedas aromatik yang menenangkan. Gulai patin biasanya disajikan dengan nasi hangat, sambal belacan, dan lalapan.
Asal Usul
Gulai Patin sudah lama menjadi hidangan utama masyarakat Melayu Riau, terutama di sekitar Sungai Kampar. Patin dipilih karena dagingnya lembut, tidak berduri kecil, dan mudah dibudidayakan. Gulai ini sering disantap pada acara adat, pernikahan, dan jamuan tamu penting.
Kuah kuning yang pekat berasal dari tradisi kuliner Melayu yang kaya dengan kunyit dan santan.
Alasan gulai patin istimewa:
• Rasa gurih pedas khas Melayu
• Aroma rempah yang kuat
• Ikan patin yang juicy dan lembut
Bahan-bahan untuk membuat Gulai ikan Patin
- 1 kg ikan patin potong 4–5 bagian
- 500 ml santan kental
- 500 ml santan encer
- 3 batang serai (geprek)
- 3 lembar daun jeruk
- 2 lembar daun kunyit
- Garam & gula secukupnya
Bumbu halus:
- 6 siung bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 3 cm kunyit
- 3 cm lengkuas
- 2 cm jahe
- 5 cabai merah besar
- 5 cabai rawit (opsional)
Cara Pembuatan:
- Tumis bumbu halus hingga harum.
- Masukkan santan encer, serai, daun jeruk & daun kunyit.
- Setelah mendidih, masukkan ikan patin.
- Masak hingga ikan empuk dan kuah agak meresap.
- Tambahkan santan kental, garam, dan gula.
- Masak sebentar hingga kuah mengental.
- Sajikan dengan nasi panas dan sambal belacan.
Komentar
Posting Komentar